Modern technology gives us many things.

Pak Jokowi Menyuruh Orang Tidak Shalat Jumat Benarkah?

Di tengah berbagai kejadian yang sedang melanda dan berbagai peristiwa yang membuat suasana menjadi semakin mencekam adalam munculnya berita hoaks yang perlu dilawan oleh semua orang. Salah satunya muncul postingan tentang Presiden Joko Widodo yang diberikan narasi bahwa presiden yang menyuruh orang untuk tidak melaksanakan shalat Jumat.

Lebih lengkap lihatlah postingan yang dibuat oleh akun facebook berikut ini.

Pak Jokowi Menyuruh Orang Tidak Shalat Jumat Benarkah?

Berikut ini adalah narasi yang diberikan akun facebook tersebut.

“Ini DAJJAL indonesia 😠
CUMAN GARA² VIRUS CORONA,Kok Sholat Jum’at Ditiadakan sih,Pemerintah Macam Apa Kau ini Pak Jokowi Alias (Dajjal), KIAMAT Akan Datang Bila Tempat Suci Allah Tidak Ada Penghuni,Tidak Ada Yg Beribadah DiMasjid,Kok Malah Pak Jokowi Alias (Dajjal) Yang Nyuruh Orang Tidak Sholat Jum’at :v
Dari Jaman Rasullah SAW,Tidak Ada Yg Namanya Sholat Jum’at Ditiadakan.
MAKANYA PAK JOKOWI / DAJJAL Mikir Dulu Sebelum Bertindak ANJing,
Percuma Jadi Presiden Tapi Otak Mu Tidak Berfikir Panjang :v
Virus CORONA itu sebernarnya Makhluk Tak Kasat Mata,Berarti Bersekongkol dengan (Jin) ataupun (Setan) Yang Meruntuhkan Agama ISLAM kita,Yang Membuat Kita Lalai Beribadah Kepada Allah SWT ,Jadi Yg Tidak Kuat Iman nya,Tidak Kuat Fisik Nya ,Virus Tersebut Akan Mudah Masuk Ketubuh Kita.

MakanyaMikir²DuluYaPakJokowi

OtakTolongDiPakaiBenar²”

Pakai Screen shoot aja ya biar nanti klo dah dihapus masih bisa lihat benar atau tidaknya artikel ini. Untuk melihat tulisan Nabila Putri tanggal 6 April 2020 sejak tulisan ini dibuat masih ada.

Tentu narasi yang diberikan oleh akun tersebut tidaklah benar. Karena keputusan seorang tidak melakukan shalat jumat tidak diberikan oleh presiden. Melainkan dikeluarkan melalui fatwa MUI Nomor 14/2020 fatwa ini berkaitan dengan Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19 yang diterbitkan pada Senin (16/3/2020)

Lebih lengkap anda bisa lihat fatwanya berikut ini

https://mui.or.id/wp-content/uploads/2020/03/Fatwa-tentang-Penyelanggaran-Ibadah-Dalam-siatuasi-Wabah-COVID-19.pdf

Fatwa ini juga diketahui oleh Ketua MUI Bidang Fatwa Prof. Huzaemah Tahido Yanggo, Wakil Ketua Komisi Fatwa KH. Abdul Rahman Dahlan, serta Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat KH. Hamdan Rasyid. Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat, KH. Asrorun Niam Sholeh.

Sementara gambar yang dipakai oleh akun tersebut adalah fambar manipulatif yang diambil dari majalah time yang telah diterbitkan sejak 15 April 2015 silam.

Berikut ini adalah gambar asli nya

Pak Jokowi Menyuruh Orang Tidak Shalat Jumat Benarkah?

Sebaiknya lebih hati hati ketika menerima informasi terkait COVID19. Pastikan cek fakta terlebih dahulu sebelum anda sebarkan di media sosial anda.

Comments are closed.