Modern technology gives us many things.

Kisah Haru Ramadani Tembong Menangis di Depan Dinsos Medan Viral di Dunia Maya

Satu kisah haru datang lagi dari seorang warga Tembong. Ibu Ramadani namanya. Berawal pertemuan dengan Alexsander Siburian Bre Manullang kisahnya lalu menjadi viral di media sosial. Kisah ini terjadi di depan dinas sosial Medan (dinsos Medan) Jalan Pinang Baris pada 16/05/2020. Seorang ibu ibu nampak mengungkap kesedihannya di media sosial yang dibagikan oleh Alexsander. Wabah Covid 19 memang memaksa banyak orang harus kehilangan pekerjaan.

Ramadani bercerita sudah mendatangi mendatangi kantor kelurahan setempat tetapi dia diusir dari kantor. Ramadani mengaku disuruh pulang dan disuruh mendatangi Dinas Sosial Medan. Tak puas dengan perlakuan dari oknum pemerintah desa, lalu Ramadani membulatkan tekad mendatangi Dinas sosial, ternyata sampai di tempat kantor sudah tutup.

Mengaku Diusir oleh Istri Pak Lurah

Dalam video tersebut Ramadani mengaku diusir ketika mendatangi Kelurahan kemudian diusir karena tidak terdaftar sebagai penerima bantuan. Setelah menemui istri lurah juga disuruh mendatangi Dinsos Medan.

Menurut pengakuan Ramadani, peserta pengambil bantuan memiliki emas yang besar (orang kaya). Dalam video tersebut Ramadani memuji presiden tetapi menghujat penyalur bantuan yang menurut Ramadani tidak tepat sasaran (dirinya tidak termasuk).

Ramadani mengatakan beras yang didapatkan lalu dijual lagi oleh orang kaya yang mendapatkan bantuan. Menurut Ramadani yang mendapatkan beras adalah orang yang memiliki mobil sambil menenteng beras orang tersebut berjalan di depan Ramadani. Entah benar atau tidak pengakuan Ramadani, tetapi dibenarkan oleh rekan yang ada dalam video tersebut. Karena suasana itu ramai, dan Ramadani dikelilingi oleh orang yang ingin mendengar pengakuannya.

Kemudian perekam bertanya oknum lurah AA yang disebutkan oleh Ramadani dan dibenarkan oleh beberapa orang di sana. Mereka mengaku diusir oleh istri oknum lurah untuk mendatangi dinas sosial.

Kasus ini mulai menarik perhatian banyak orang. Dibuktikan dengan banyaknya orang yang ikut berkomentar atas video yang diunggah pada tanggal 16/05/2020.

Silahkan tuliskan komentar kamu di bawah ya.

Comments are closed.