Modern technology gives us many things.

5 Cara Mengobati Stroke Ringan pada Kaki yang Perlu Anda Ketahui

Stroke ringan merupakan jenis stroke yang terjadi pada jangka waktu yang sementara. Salah satu ciri-ciri stroke pada usia muda atau tua adalah kesulitan berjalan, maka dari itu Anda perlu mengetahui cara mengobati stroke ringan pada kaki. 

Stroke ringan atau dalam kesehatan disebut sebagai serangan iskemik transien merupakan stroke yang mirip dengan stroke iskemik. Stroke ini terjadi dalam jangka waktu yang sebentar dan biasanya tidak lebih dari 24 jam. 

Namun bukan berarti stroke ringan dapat dianggap enteng karena ini merupakan tanda dari tubuh Anda. Jika hal ini dibiarkan, maka bisa saja stroke yang sesungguhnya datang, bahkan mengancam nyawa Anda. 

Biasanya stroke menyerang salah satu sisi dari tubuh, mulai dari wajah, tangan, maupun kaki. Pada wajah, stroke bisa menyebabkan perbedaan seperti perbedaan pada senyum. Pada lengan bisa berupa lengan yang lemah dan sulit untuk digunakan. Sedangkan pada kaki biasanya terjadi kelumpuhan atau kesulitan dalam berjalan. 

Ciri-Ciri Stroke Ringan

Sebelum membahas mengenai cara mengobati stroke ringan pada kaki, Anda perlu mengetahui ciri-ciri umum yang sering terjadi. Dengan mengetahui gejalanya, Anda bisa lebih peduli dengan tubuh Anda. 

Ciri-ciri stroke ringan tersebut adalah: 

  • Disfasia, gangguan pada bahasa
  • Disartria, kesulitan untuk berbicara
  • Kebingungan
  • Mengalami kesulitan dalam keseimbangan tubuh
  • Sering mengalami perasaan geli
  • Pusing
  • Sakit kepala yang sangat parah 
  • Indra perasa yang berubah dan menjadi tidak normal
  • Indra penciuman menjadi tidak normal
  • Terdapat kelemahan atau mati rasa pada salah satu bagian tubuh

Kelemahan yang Anda rasakan adalah pada salah satu bagian tubuh. Bagian ini ditentukan dari dimana lokasi pembekuan darah di otak Anda. 

Cara Mengobati Stroke Ringan

5 Cara Mengobati Stroke Ringan pada Kaki yang Perlu Anda Ketahui

Jika ditanya mengenai bagaimana cara mengobati stroke ringan pada kaki, maka jawabannya adalah sama dengan stroke lainnya. Dokter sering mengatakan bahwa perlakukan stroke ringan layaknya seperti stroke biasa. Dengan begitu, Anda dapat segera mengatasinya dan gejala tersebut tidak terulang kembali. 

1. Obat Antiplatelet

Cara mengobati stroke ringan pada kaki yang pertama adalah dengan menggunakan obat antiplatelet. Obat ini ditujukan untuk mengganggu proses dari gumpalan darah tersebut.

Sebenarnya pada saat Anda terluka trombosit akan mengelompok dan membentuk gumpalan untuk menghentikan pendarahan yang terjadi. Namun pada stroke, gumpalan darah yang terjadi tidak normal dan membahayakan. 

Obat antiplatelet yang paling umum digunakan adalah aspirin. Aspirin merupakan obat yang dinilai mampu untuk mengatasi gumpalan darah sekaligus harganya yang murah. Tidak hanya itu saja, aspirin juga dinilai tidak memiliki efek samping yang berlebihan. 

Anda perlu berhari-hari ketika menggunakan obat ini terlebih pada saat luka karena bisa saja menyebabkan darah keluar lebih banyak. Selain itu, efek samping lainnya yang mungkin Anda rasakan adalah gangguan pencernaan seperti mulas, kembung, atau sakit perut.  

2. Antikoagulan

Cara kedua yang bisa dilakukan untuk mengobati stroke ringan adalah dengan antikoagulan. Antikoagulan ini digunakan ketika Anda mengalami atrial fibrillation atau masalah dengan ritme irama jantung. Hal ini berarti bahwa penggumpalan darah terjadi pertama kali di jantung Anda. 

Antikoagulan bekerja dengan dengan mengubah protein sehingga gumpalan akan sulit terjadi. Hal ini sesuai dengan konsep dimana ada sejumlah protein yang turut bergabung dalam proses pembekuan darah. 

Jika Anda membutuhkan antikoagulan dalam jangka pendek, maka dokter mungkin menyarankan untuk mengonsumsi heparin. Namun untuk jangka panjang mungkin Anda direkomendasikan salah satu dari obat berikut ini: 

  • Apixaban (eliquis)
  • Dabigatran (Pradaxa) 
  • Edoxaban (Lixiana, Savaysa)
  • Rivaroxaban (Xarelto)
  • Warfarin (Coumadin, Jantoven)

Seperti antiplatelet di atas, antikoagulan juga memiliki efek samping seperti risiko perdarahan. Maka dari itu, sebelum mengonsumsinya Anda perlu mendapat arahan dari dokter sehingga mengetahui dosis yang tepat. 

3. Obat untuk Kondisi Lain

Stroke tidak mungkin terjadi serta merta begitu saja. Selain menggunakan dua obat di atas, Anda juga mungkin diberikan sejumlah obat karena masalah kesehatan Anda. 

Seperti misalnya obat antihipertensi untuk mengontrol tekanan darah yang tinggi atau statin untuk mengobati kolesterol yang tinggi. 

Baca juga: 5 Cara Mengobati Stroke Ringan pada Kaki yang Perlu Anda Ketahui

4. Operasi

Tidak menutup kemungkinan bahwa untuk mengobati stroke ringan adalah dengan jalan operasi. Operasi yang dilakukan pun juga ada beberapa macam dan dengan tujuan yang berbeda tergantung dari penyebab stroke itu sendiri. 

Jika salah satu arteri karotis di leher Anda menyempit atau tersumbat, maka operasi yang bisa dijalankan adalah endarterektomi karotis. Operasi ini ini ditujukan untuk membersihkan aliran darah itu dengan mengeluarkan plak. 

Operasi lainnya yang bisa dilakukan adalah angioplasti karotis dan pemasangan stent. Dalam operasi ini dokter akan membuat lubang kecil pada arteri di selangkangan Anda. 

Lalu akan dimasukkan alat seperti balon sehingga dapat memperlebar arteri tersebut. Setelah itu dokter akan memasukkan tabung kecil yang disebut stent. 

5. Perubahan Gaya Hidup yang Lebih Baik

Cara mengobati stroke ringan pada kaki yang sangat diwajibkan adalah merupakan gaya hidup menjadi lebih baik. Akan terasa percuma jika Anda melakukan berbagai macam pengobatan di atas, namun gaya hidup Anda tidak diperbaiki. 

Gaya hidup yang disarankan untuk digunakan adalah: 

  • Mengonsumsi makanan yang sehat menjauhi makanan penyebab stroke
  • Tidur yang cukup dan berkualitas
  • Membatasi konsumsi alkohol
  • Kontrol permasalahan kesehatan lain yang berkaitan dengan stroke seperti tekanan darah tinggi atau diabetes
  • Rutin olahraga
  • Dapatkan dan pertahankan berat badan yang sehat
  • Berhenti merokok
  • Hindari narkoba

Pada wanita, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini untuk menghindari stroke ringan terjadi, yaitu: 

  • Periksa fibrilasi atrium ketika Anda berusia di atas 75 tahun
  • Saat hamil, rutinlah memeriksa tekanan darah baik selama kehamilan maupun setelahnya
  • Periksa tekanan darah sebelum menggunakan pil KB
  • Berhenti merokok ketika mengalami migrain yang cukup parah

Rehabilitasi Setelah Stroke

Ada satu cara lagi yang bisa Anda lakukan setelah terjadi stroke, yaitu rehabilitasi. Rehabilitasi ini sebenarnya dilakukan setelah stroke merusak sel otak secara permanen. 

Keberhasilan dari kegiatan ini sangat ditentukan dari bagaimana tingkat kerusakan otak, seberapa cepat rehabilitas dilaksanakan, dan juga dukungan dari orang sekitar. 

Rehabilitasi sendiri terdiri dari beberapa jenis terapi, yaitu: 

  • Fisioterapi

Fisioterapi merupakan rehabilitasi yang ditujukan untuk meningkatkan kontrol pada otot, koordinasi dan juga keseimbangan. 

  • Terapi Wicara

Sesuai dengan namanya, terapi wicara ini ditujukan untuk membantu otot wajah dan juga bahasa. Selain itu, terapi wicara juga dapat digunakan untuk mengatasi gangguan makan dan menelan. 

  • Terapi Okupasi

Jika bagian tubuh yang terkena stroke adalah tangan, maka terapi yang digunakan adalah terapi okupasi. Terapi ini ditujukan untuk meningkatkan koordinasi tangan dengan melakukan beberapa kegiatan sehari-sehari. Seperti mandi dan juga memasak. 

Itulah beberapa cara mengobati stroke ringan pada kaki yang bisa dilakukan. Waktu adalah kunci dari stroke ini karena jika terlambat maka bisa saja membahayakan nyawa Anda.

Comments are closed.