Modern technology gives us many things.

Bagaimana Cara Memasak Makanan untuk Penderita Stroke yang Enak?

Apakah Anda kesulitan untuk menyediakan makanan yang enak bagi keluarga yang stroke? Tahukah Anda bahwa ada banyak cara memasak makanan untuk penderita stroke yang dapat menjadikan makanan itu enak? 

Sebagai anggota keluarga yang baik, Anda harus mempertimbangkan kondisi kesehatan keluarga. Terlebih jika di dalam keluarga tersebut terdapat orang penderita stroke. 

Sayangnya terkadang anggota keluarga tersebut tidak mau makan. Bisa jadi karena nafsu makannya yang turun, kesulitan untuk makan, maupun rasa dari masakan yang kurang enak. 

Kesulitan makan merupakan ciri-ciri stroke pada usia muda maupun yang lanjut usia, karena stroke bisa menyerang bagian wajah. Kesulitan makan bisa berupa kesulitan untuk membuka mulut maupun untuk mengunyah makanan. Selain itu, beberapa orang juga bisa mengalami kesulitan menelan sehingga membuat mereka malas makan. 

Rasa makanan juga terkadang membuat penderita stroke malas atau enggan untuk makan. Hal ini karena terkadang mereka merasa bosan akan makanan yang disajikan maupun rasanya yang tidak sesuai dengan lidah. 

Ya, rasa masakan menjadi hal yang penting karena makanan yang sehat juga perlu enak. Makanan sehat yang tidak enak akan menjadi beban bagi penderita stroke dan mereka tidak akan menyukai diet yang sedang dijalankan. 

Nah, sebenarnya ada banyak sekali cara memasak makanan untuk penderita stroke. Namun sebelum membahas cara-cara tersebut, Anda perlu memperhatikan beberapa tips makanan untuk penderita stroke berikut ini. 

Tips Makanan untuk Penderita Stroke

Cara memasak makanan untuk penderita stroke

Ada beberapa tips untuk penderita stroke dalam proses pemulihannya, yaitu: 

Kurangi Penggunaan Garam

Kadar garam yang tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan cairan tertahan di dalam pembuluh darah dan tentunya akan menyebabkan tekanan darah yang tinggi. Garam yang aman untuk dikonsumsi adalah tidak lebih dari 6 gram setiap harinya, atau setara dengan satu sendok teh. 

Hindari Makanan Kemasan 

Makanan kemasan merupakan makanan yang sudah melalui berbagai macam proses pengolahan. Makanan jenis ini biasanya mengandung garam atau gula yang tinggi, dan kedua bahan tersebut merupakan bahan yang harus dikurangi bagi penderita stroke. 

Selain itu, makanan kemasan juga mengandung zat pewarna dan zat pengawet yang berbahaya bagi tubuh. Maka dari itu disarankan untuk menghindari makanan kemasan. 

Makanan kemasan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia adalah mie instan, cemilan seperti keripik kentang, ikan kaleng maupun buah kaleng. 

Lantas bagaimana jika suatu ketika ingin konsumsi makanan kaleng? Jika iya, maka lebih baik untuk membilas makanan itu dahulu. Dengan begitu, kadar sodium yang ada di dalamnya akan berkurang. 

Konsumsi Roti Gandum

Jika penderita stroke menyukai roti, maka disarankan untuk mengonsumsi roti gandum dibandingkan roti tawar. Selain itu, akan lebih baik untuk menghindari margarin serta toping-toping lainnya yang mengandung lemak tinggi maupun gula yang tinggi. 

Perbanyak Konsumsi Sayuran dan Buah

Makanan yang sangat disarankan jika ingin memiliki tubuh yang sehat adalah sayuran dan buah. Makanan ini tidak hanya disarankan pada orang yang sakit, namun juga pada orang yang sehat untuk menjaga kesehatannya. 

Sayur dan buah terbukti mampu untuk mengurangi risiko stroke dan mencegah stroke yang lebih parah. Jika Anda kesulitan untuk mengonsumsi sayur atau buah dalam kadar yang banyak, Anda bisa membuatnya menjadi jus atau smoothie.

Saat ini sudah banyak resep membuat green smoothie yang menggunakan sayur namun memiliki rasa yang nikmat. Hal yang paling penting adalah untuk tidak menambahkan gula ke dalam smoothie tersebut. 

Baca juga: Bolehkah pasien stroke makan telur?

Kurangi Konsumsi Daging

Daging dipercaya dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke maupun memperparah kesehatan penderita stroke. Maka dari itu, dokter menyarankan untuk mengurangi konsumsi daging. 

Demi mendapatkan protein hewani, Anda bisa menggunakan ayam tanpa kulit maupun ikan, baik itu ikan laut atau ikan air tawar. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi putih telur karena tinggi akan protein dan rendah kolesterol. 

Kurangi Makanan Manis

Makanan manis memang sangat enak terlebih saat seseorang memiliki nafsu makan yang turun. Namun makanan atau minuman manis sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi penderita stroke. 

Kurangi Makanan yang Digoreng

Masyarakat Indonesia dan masyarakat di seluruh dunia rasanya sangat menyukai makanan yang digoreng. Seperti ayam goreng, kentang goreng, dan berbagai makanan yang digoreng lainnya. 

Namun bagi penderita stroke hal ini harus dikurangi karena minyak goreng memiliki lemak jenuh. Lemak jenuh sangat berbahaya karena dapat menyebabkan sumbatan pada arteri. 


Cara Memasak yang Disarankan untuk Penderita Stroke

Salah satu tips di atas menjelaskan bahwa penderita stroke harus mengurangi makanan yang digoreng. Hal ini karena penggunaan minyak yang jenuh dapat membahayakan kesehatan mereka. 

Maka dari itu, Anda perlu untuk mengganti cara memasak yang biasa dilakukan selama ini. Ada beberapa cara memasak makanan untuk penderita stroke yang mudah dan bisa dilakukan yaitu: 

Rebus

Cara memasak makanan untuk penderita stroke pertama yang disarankan adalah rebus atau boling. Cara memasak ini bisa Anda gunakan untuk berbagai macam masakan karena medianya tidak hanya air. 

Contoh makanan yang enak dengan menggunakan teknik ini adalah berbagai jenis sop. Dalam proses memasaknya, air biasa dipanaskan mencapai 100 derajat Celcius. Tips untuk mempercepat makanan matang adalah dengan menutupnya dengan panci. 

Merebus sendiri memiliki beberapa jenis teknik seperti simmering dan poaching. Simmering merupakan teknik merebus dengan menggunakan suhu di bawah 100 derajat Celcius. Teknik ini biasanya digunakan untuk mendapatkan saripati dari bahan yang digunakan. 

Poaching merupakan teknik merebus yang menggunakan suhu di bawah 100 derajat Celcius. Teknik ini biasanya digunakan untuk orang yang ingin membuat poached egg

Baca juga: Perbedaan stroke hemoragik dan iskemik

Menumis

Menumis juga bisa Anda gunakan untuk menghadirkan makanan enak bagi penderita stroke. Sauteing merupakan teknik menumis dengan menggunakan sedikit minyak saja dan dengan suhu tinggi. 

Selain itu juga ada pan frying yang bisa digunakan untuk memasak seperti roti panggang atau telur. Teknik ini hanya membutuhkan minyak yang sedikit saja dan tujuannya hanya untuk melumasi wajan. 

Loh bukannya harus mengurangi minyak ya? Ya itu benar, Anda harus mengurangi minyak jenuh. Dalam proses menumis ini Anda bisa menggunakan minyak tak jenuh, namun tentunya dalam batas yang sedikit saja. 

Panggang

Cara selanjutnya yang bisa Anda gunakan adalah panggang atau bakar. Teknik ini banyak disukai oleh orang karena menjadikan makanan lebih kaya akan rasa.

Cara ini tidak menggunakan minyak karena memanfaatkan arang dan api untuk menjadikannya matang. Anda bisa membuat ikan bakar, ayam bakar, seafood bakar. Dengan begitu, penderita stroke tidak akan bosan dan mereka mendapatkan makanan yang enak. 

Lihat, ada banyak pilihan cara memasak makanan untuk penderita stroke bukan? Tentunya cara-cara di atas tetap bisa menghasilkan makanan yang nikmat untuk penderita stroke. 

Hal yang penting di sini adalah makanan yang sehat namun juga enak sehingga dapat membangkitkan nafsu makannya lagi. Selain itu, mereka juga tidak merasa tertekan harus mengonsumsi makanan yang itu-itu saja. 

Comments are closed.