Modern technology gives us many things.

Apa Yang Dimaksud Tahun Baru Imlek dan Hukumnya

Orang Tionghoa selalu bergembira di tahun baru yang disebut dengan Imlek. Perayaan tahun baru imlek diawali di hari pertama bulan pertama (bahasa Tionghoa: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh 十五暝 元宵節

Hukum Memperingati Imlek bagi orang Islam

Selalu menjadi perbincangan Dilansir dari Alhamdulillah It’s Friday Magazine, media internal Pusat Studi Quran yang dipimpin Direktur, Prof Quraish Shihab, menyampaikan penjelasan tentang hukum seorang Muslim apabila ikut bergembira di tahun baru Imlek.

Prof. Quraish Shihab menerangkan Pihak yang pro mengungkapkan Imlek hanyalah termasuk tradisi budaya turun temurun. Yang tidak sependapat menegaskan, Imlek merupakan bagian integral dari ibadah agama Kong Hu Cu. Adu pendapat ini belum mendapat titik pasti karena MUI pun belum {mengeluarkan fatwa tentang Imlek.

Belum jelasnya ketentuan hukum Imlek, apakah halal atau haram diantaranya disebabkan adanya beberapa versi tentang latar belakang Imlek.

Umumnya, yang pro lebih menitikberatkan kalau Imlek adalah tradisi budaya China. Yang Kontra Imlek lahir dari Kongfusius. Imlek sebagai budaya melihat pada literatur China.

Baca Benarkah Nisan Salib di Kota Gede Dipotong menjadi Huruf T?

Dikatakan warga Tionghoa sudah merayakan Imlek secara generasi ke generasi sejak ribuan tahun lalu. Diawali mulai Dinasti Huang Ti. Imlek dijadikan sebagai perayaan para petani atas datangnya musim semi.

Kalau disandarkan hal ini, Imlek bukanlah dianggap perayaan agama. Sebaliknya, versi yang menyebut Imlek adalah peringatan Kong Hu Cu salah satunya mengacu pada buku yang diberi judul “Mengenal Hari Raya Konfusiani” yang ditulis Hendrik Agus Winarso. Buku itu menjelaskan Imlek adalah bagian dari ajaran Kong Hu Cu. Imlek disebut juga untuk hari dimulainya tahun [Liep Chun] yang dijadikan sebagai Hari Mulia untuk bersembahyang.

Comments are closed.